28 Januari, 2020

Headline

Tanpa Kabar di Apel Perdana, Sejumlah ASN Bolsel Terancam Sanksi Tegas

Tanpa Kabar di Apel Perdana, Sejumlah ASN Bolsel Terancam Sanksi Tegas

BOLSEL, PEMERINTAHAN – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulut, Ahmadi Modeong, menegaskan, para ASN yang Senin (06/01/2020), tidak mengikuti apel kerja perdana, bakal dikenai sanksi.

“Sanksi menanti para ASN dilingkungan pemerintah Kabupaten Bolsel, yang Senin tadi tidak mengikuti apel kerja perdana di tahun 2020,” tegas Ahmadi, Senin (06/01/2020), di pesan WhatsApp ke media.

Ahmadi Modeong, Kepala BKPSDM Bolsel
Ahmadi Modeong, Kepala BKPSDM Bolsel

Menurut bekas juru bicara Pemkab Bolsel ini, sanksi ke para ASN itu, beragam.

“Pemberian sanksi sesuai PP 53. Di mana sanksinya berjenjang, ada yang ringan, dan berat,” lanjut Ahmadi.

Namun Kaban menjelaskan, pihaknya akan mengklarifikasi hal itu ke pimpinan OPD, pada Selasa (07/01/2020), alasan mereka tidak mengikuti apel kerja perdana tadi.

“Besok, BKPSDM akan mengklarifikasi ke pimpinan OPD, alasan atas ketidakhadiran sejumlah ASN di apel kerja perdana tadi,” kata Ahmadi.

Diapun mengungkapkan, jika ketidakhadiran mereka (ASN), tanpa alasana yang jelas, tentunya sanksi sesuai ketentuan akan diberlakukan, ucap Ahmadi.

Disinggung seperti apa sanksi yang akan diberlakukan, oleh Kaban BKPSDM mengatakan, bisa pemotongan tunjangan.

“Sanksinya bisa pemotongan tunjangan kerja daerah (TKD),” jawab Kaban BKPSDM.

Ahmadi juga mengatakan, dari 1.773 jumlah keseluruhan ASN di lingkup Pemkab Bolsel, yang hadir di apel kerja perdana tadi sebanyak 1.683. Sementara keterangan sakit 43, ijin 5, dan 42 sisanya tanpa ada keterangan.

Apel kerja perdana para ASN dilingkup Pemkab Bolsel tadi, dipimpin langsung oleh Bupati Hi Iskandar Kamaru, serta dihadiri Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, Sekretaris Daerah, para Asisten, staf ahli, pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa beserta perangkat, Kepala Sekolah, serta tenaga kontrak di setiap OPD.(nd)

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *