28 Januari, 2020

Headline

Diduga Curi Baterai Tower, Seorang Warga Insil Ditangkap Anggota Polsek Passi

Diduga Curi Baterai Tower, Seorang Warga Insil Ditangkap Anggota Polsek Passi

HUKRIM, BOLMONG – Anggota Reskrim Polsek Passi, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulut, Kamis, menangkap lelaki AAW alias Ar (51) warga desa Insil Baru, Kecamatan Passi Timur (02/01/20).

Ar, ditangkap oleh anggota Reskrim Polsek Passi, terkait dugaan pencurian atas fasilitas milik PT Telkomsel, berupa baterai tower yang harganya bisa mencapai puluhan juta.

Kronologis kejadian bermula saat pelaku Ar, mendatangi tower milik PT Telkomsel, yang berada di desa Insil Baru, sekira pukul 15.00 WITA.

Pelaku kemudian masuk ke lokasi tower yang dipagari itu dengan cara merusak gembok pagar pengaman. Selanjutnya oleh pelaku, baut-baut sebagai pengait baterai dilepas.

Usai melepas baut-baut tersebut, selanjutnya pelaku mengambil 2 buah baterai tower dan mengangkutnya dengan kendaraan roda 2 yang telah didesain, dan berlalu meninggalkan lokasi.

Sialnya, saat pelaku dalam perjalanan menuju rumahnya dengan barang bukti itu, berpapasan dengan karyawan PT Telkomsel yang hendak melakukan pemeriksaan rutin di tower tersebut.

Barang bukti 2 buah baterai yang ditaksir bernilai puluhan juta, oleh pelaku langsung ditinggalkan di rerumputan, dan segera berlalu dengan sepeda motornya.

Anggota Reskrim Polsek Passi, yang mendapat laporan adanya dugaan pencurian fasilitas milik PT Telkomsel itu, langsung menuju lokasi kejadian.

Sementara Ar, oleh anggota Reskrim, langsung diamankan beserta barang bukti 2 buah baterai yang ditinggalkan direrumputan ke Polsek Passi, guna penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Passi, Iptu Amri Momijo, membenarkan hal itu.

“Benar, tapi masih ada pengembangan,” tulis Kapolsek Passi, dipesan WhatsApp, sambil mengarahkan media ke humas Polres Kotamobagu, Jum’at (03/01/20).

Untuk diketahui, 2 buah baterai milik PT Telkomsel tersebut, ditaksir harganya sekitar Rp 20 juta.(nd)

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *