28 Januari, 2020

Headline

Aneh! Sekedar Lewat Saja di Jalan Sinindian Lokasi Pasar Malam Berlangsung, Pengendara Harus Bayar

Aneh! Sekedar Lewat Saja di Jalan Sinindian Lokasi Pasar Malam Berlangsung, Pengendara Harus Bayar

HUKRIM, KOTAMOBAGU – Jalan yang merupakan fasilitas umum dan merupakan hak warga untuk melintasi secara nyaman, namun tidak demikian yang terjadi di lokasi Pasar Malam, Kelurahan Sinindian, Kota Kotamobagu, tepatnya jalan depan permukiman warga.

Di mana para pengendara, baik roda dua, maupun lebih, saat akan melintasi jalan depan permukiman warga di lokasi Pasar Malam, Kelurahan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur, tepatnya lapangan sepak bola, tempat pelaksanaan kegiatan Pasar Malam, dimintai uang Rp 2 ribu.

Padahal para pengendara hanya sekedar melintas, mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan di jalan K.S Tubun, tempat Pasar Malam dilaksanakan.

Untuk memastikan benar tidak adanya pungutan saat melintas jalan pemukiman tersebut, awak media mencoba melintasi jalan itu, Selasa (24/12/12) malam tadi.

Dan memang benar, saat akan melintas di jalan itu, awak media diberhentikan oleh beberapa orang.

Dari mulut beberapa warga, untuk melintas di sini harus membayar uang Rp 2 ribu. Dan itu berlaku juga saat kita melewati jalan dekat Apotik Medika, meski sudah diberikan pemahaman, hanya sekedar melintas, namun tidak diperbolehkan sebelum membayar jumlah uang di atas.

Salah seorang warga, terkait hal itu mengatakan, itu diperbolehkan.

“Itu bukan hak mereka, jalan itu dibangun lewat pajak yang dibayarkan rakyat, kenapa hanya sekedar melintas, harus membayar, bukan untuk memarkir. Dan yang dilakukan mereka itu pungli,” kata salah seorang warga Kotamobagu, saat dimintai tanggaapan, sambil berharap namanya jangan di publis, Selasa (24/12/19), malam tadi.

Karena menurutnya jalan itu bagian dari jalan protokol, yang diperuntukkan bagi Lalu Lintas umum. Dan bisa digunakan kapan saja, tanpa ada pengecualian, apalagi saat jalan protokol padat. Olehnya, warga Kelurahan Kotabangun, Kotamobagu Timur ini berharap, baik Satlantas, Dinas Perhubungan, untuk menertibkan dan melarang adanya permintaan uang ke pengendara yang akan melintas di jalan tersebut, tegas dia.

Kasat Lantas Polres Kotamobagu, AKP Ladaena, dikonfirmasi terkait hal itu, pesan singkat WhatsApp, yang dikirim media, hingga berita ini tayang, belum juga ada balasan, Selasa (24/12/19).

Amatan media, para pengendara yang melewati jalan tersebut dari arah jalan Lembah Bening, menuju jalan K.S Tubun, dicegat, dan dimintai uang oleh beberapa warga yang memang berjaga di jalan masuk tersebut.(nd)

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *