21 November, 2019

LSM Minta Tiga Pemkab di BMR Bentuk BUMD, dan Ambil Alih Manajemen PT JRBM

LSM Minta Tiga Pemkab di BMR Bentuk BUMD, dan Ambil Alih Manajemen PT JRBM

KOTAMOBAGU, FormakIndoNews.net – Ketua Lembaga Pemantau Pemerintah Bolaang Mongondow (LP2BM), Ali Imran Aduka, SH, berharap agar pemerintah, baik itu pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Timur, Provinsi Sulawesi Utara, serta pusat, untuk tidak lagi memperpanjang ijin dari PT J Resources Bolaang Mongondow (PT JRBM), yang saat ini sedang melakukan kegiatan penambangan emas di 3 lokasi berbeda, yaitu, site Lanut, dan Bakan.

Hal itu harus dilakukan oleh pemerintah, karena menurut aktivis ini, selama bertahun-tahun melakukan aktivitas pertambangan, asas manfaat dari PT JRBM di 2 site itu, manfaatnya belum dirasakan oleh warga BMR, kata Ali, Jum’at (08/11/19) kepada awak media FormakIndoNews.net.

Diapun menjelaskan, asas manfaat, baik itu dari perekrutan dan posisi strategis tenaga kerja, CSR, royalti untuk 3 Kabupaten, hingga sudah berpuluh tahun PT JRBM beroperasi, belum terasa, tambah mantan aktivis HMI Gorontalo ini.

Bahkan, Ali menyinggung soal dugaan adanya pelarangan bagi warga sekitar tambang emas milik PT JRBM yang berada di site Bakan. Di mana menurutnya, warga yang akan melintas di area pertambangan tersebut untuk melakukan aktivitas berupa berkebun, oleh pihak PT JRBM Bakan, diduga tidak diberikan ijin, hingga adanya pemagaran, ungkap Ali.

Bukan hanya itu saja, Ali juga menyingung soal belum sepenuhnya pihak PT JRBM site Bakan, melakukan konpensasi/pembebasan lahan milik warga di area kontrak karya mereka.

Olehnya, Ali berharap agar hal tersebut bisa dipertimbangkan.

“Baiknya pemerintah di 3 Kabupaten untuk mengambil alih manajemen dan lokasi tambang emas yang dikelola oleh PT JRBM dengan membentuk BUMD, biar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat BMR, dengan cara meminta ke pemerintah pusat untuk tidak lagi memperpanjang ijin mereka,” pinta Ali mengakhiri.

Terpisah, Manager External PT JRBM Site Bakan, Ferry Siahaan, dikonfirmasi terkait pernyataan Ketua LSM LP2BM tersebut lewat pesan singkat di WhatsApp, Jum’at (08/11/19), hingga berita ini naik tayang, belum juga ada balasan.(nd12)

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *