21 November, 2019

Management Hotel Sutan Raja Kotamobagu Diduga Kangkangi UU Tentang SP/SB Serta UU Tentang Ketenagakerjaan

Management Hotel Sutan Raja Kotamobagu Diduga Kangkangi UU Tentang SP/SB Serta UU Tentang Ketenagakerjaan

FormakIndoNews, Kotamobagu – Didalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Bab III Pasal 1 dan 2 mengatakan, “Setiap Pekerja/Buruh berhak membentuk dan menjadi Anggota Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan Serikat Pekerja/Serikat Buruh di bentuk oleh sekurang-kurangnya sepuluh (10) orang pekerja/buruh yang di kuatkan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Pasal 104 Ayat 1 berbunyi Setiap Pekerja/Buruh berhak membentuk dan menjadi Anggota Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Hal itu sesuai dengan amanat UUD 1945 Pasal 28 serta Konvensi Internasional Labour Organization (ILO) nomor 87 tentang kebebasan berserikat dan perlindungan hak untuk berorganisasi.

Namun tidak demikian yang terjadi pada Pekerja/Buruh di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Saat di wawancarai beberapa awak media terkait dengan dugaan diskriminasi perekrutan Karyawan, Kamis (08/09) malam terungkap Hotel Sutan Raja Kotamobagu sampai dengan sekarang belum membentuk SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH.

“Hotel Sutan Raja Kotamobagu belum bisa membentuk SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH,” ungkap salah satu petinggi yang tidak mau menyebutkan namanya saat mendampingi Manager HRM.

Di singgung alasan kenapa belum membentuk SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH padahal wadah ini sangat penting dalam menyelesaikan setiap persoalan antara Karyawan dan Management dalam Perusahaan, dengan santai beliau menjawab, “Nanti satu tahun berjalan baru bisa membentuk SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH,” Kata petinggi Hotel Sutan Raja yang tidak mau menyebutkan namanya saat di tanyai awak media.

Begitupun saat di tanya awak media apakah ada UU yang mengatur serta tidak melanggar UU tentang Ketenagakerjaan yang di lakukan, “ini aturan dari Management Hotel Sutan Raja, soal melanggar atau tidak kembali ke kami (Management) dan tenaga kerja (Karyawan),” tutup petinggi Hotel Sutan Raja yang namanya tidak mau di ketahui oleh awak media.

Perlu di ketahui, Pekerja/Buruh sebagai warga Negara mempunyai persamaan kedudukan dalam hukum, mengeluarkan pendapat, berkumpul dalam satu organisasi serta mendirikan dan menjadi Anggota Serikat Pekerja/Buruh karena menjadi Anggota Serikat Pekerja/Buruh merupakan Hak Azasi yang di lindungi oleh Undang-Undang. (Ando Lobud)

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *